BELAJAR ADALAH FITRAH MANUSIA “HAMBA”

BELAJAR ADALAH FITRAH MANUSIA “HAMBA”
Edisi khutbah jumat (27 Januari 2012)

Mehamahi makna kehidupan harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan bertahap. Keberadaan manusia adalah bertahap dalam penciptaanya. Bahkan manusia pertama (Nabi Adam AS.) menjalani penghambaannya kepada Sang kholiq juga dilakukan secara bertahap. Ada ruang ‘belajar’ yang sengaja diberikan oleh Tuhan bagi eksistensi manusia. Berangkat dari penelusuran adanya manusia, maka dalam menjalani dan memahami kehidupan sebagai media penghambaan kepada Tuhan adalah benar jika bertumpu pada ruang proses belajar. Kondisi ini sering kita kenal sebagai ruang ikhtiar sebelum kita menyerahkan hasil akhirnya kepada ridha Tuhan.

Ada kemerdekaan bagi manusia untk bereksistensi, ada peluang bagi manusia untuk berkreasi, ada kesempatan bagi manusia untuk mengarahkan diri menuju posisi derajat tertinggi ‘hamba’. Oleh karena itu, fluktuasi kepatuhan, tinggi rendahnya capaian benar dan salah, merupakan realitas penghambaan yang mewarnai manusia yang utuh. Tuhan memberikan pegangan yang sempurna (Al-qur’an) sebagai penuntun penjelajahan manusia sebelum menemukan muara nikmah “al-jannah”. Al-Qur’an firman Tuhan yang suci, manakala manusia belum mampu memahami atau bahkan salah memahami petunjuk Al-Qur’an itu adalah realitas perjuangan yang Tuhanpun akan memaklumi. Manusia perlu menyesuaikan kesuciannya dengan derajat Al-Qur’an sehingga berkemampuan untuk memahami wahyu Tuhan dengan benar.

Hidup manusia di dunia adalah proses belajar, belajar mencapai pemahaman yang benar terhadap Ayat-Ayat Tuhan. Karakteristik yang melekat pada kata belajar adalah kedinamisan dalam proses. Manusia yang pembelajar berarti memaknai dirinya sebagai petualang yang memiliki tujuan jelas yaitu muara nikmah “al-jannah”. Sementara, ketika manusia lalai dalam belajar berarti dia telah menempatkan dirinya sebagai hamba yang gagal, kehilangan arah dan menanggung resiko tinggi dalam perjalanan menuju muara nikmah “al-jannah”.
Mari kita menajdikan diri kita sebagai hamba yang pembelajar…. aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>